Teologi

Hermeneutika

Homiletika

Penjelasan

Kata homiletik berasal dari kata homiletics (Ing), homileticus (Lat), homiletikos (Yun) berarti baik hati, sopan, homiletos (yang berhubungan dengan kata kerja homilein yang berarti 'berkawan', 'berbicara dengan', 'membuat pidato'). Kata Inggris homiletics berasal dari kata Yunani homo yang berarti 'yang sama', sedangkan lego yang berarti 'mengatakan, membicarakan'/

Homiletika adalah teknik membuat khotbah berdasarkan suatu bagian Alkitab yang 'mengatakan hal yang sama' seperti yang dikatakan bagian Alkitab itu. Homiletika sesuai dengan Luk 2:1-10 menggambarkan bahwa tafsiran dulu dengan yang sekarang seharusnya sama, maka itu disebut homiletika. Jika berbeda maka itu bukan homiletika namanya. Homiletika telah berkembang seiring perkembangan komunikasi. Karena itu seorang komunikator akan dianggap orang yang paling pandai berkhotbah. Namun dampak terlalu berfokus pada hal-hal komunikasi, akhirnya berita yang disampaikan tidak jelas dan ngawur.

Penyelewengan khotbah dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya : tergoda oleh berbagai pencobaan yang menekan ketika ia ada di mimbar untuk menyampaikan pesan lain, situasi politik, ramalan ekonomi, filsafat hidup, ingin mennyenangkan jemaat dengan lelucon, kesaksian hidup yang melebihi porsi khotbah lalu pada akhirnya ia hanya dipenuhi otoritas pribadinya. itulah sebabnya tidak jarang orang yang masuk gerja dengan beban berat, pergumulan hidup, untuk sesaat melupakan beban/pergumulannya. Tetapi setelah keluar dari gedung gereja ia kembali pada bebannya/pergumulannya. Sebab tidak ada kata-kata yang berasal dari Tuhan yang disampaikan.

Kristeria pengkhotbah yang baik ialah haruslah sudah lahir baru dan memiliki persekutuan pribadi yang akrab dengan Tuhan. Ia mampu membuat khotbah dalam satu ide tunggal (proposisi tunggal). Memiliki dasar teologia yang baik, tentang Yesus Kristus, gereja, Tritunggal, Alkitab, dan lain-lain (bidang Teologi). Memiliki hermeneutika yang baik dalam penganalisaan teks Alkitab (bidang Biblica). Memikirkan tema-tema yang relevan bagi audience (bidang Presentasi Khotbah) serta memiliki komunikasi yang baik agar dapat menyampaikan khotbah dengan baik (bidang komunikasi).

Homiletika merupakan ilmu berkhotbah, dalam kerangka teologi, ia tergolong dalam matakuliah teologi praktika. Karena itu homiletika merupakan suatu studi pembentukan pemahaman dan karakter dari seorang pengkhotbah. Dalam homiletika terdapat beberapa model khotbah yang akan dibahas di bawah ini.

Model-model Khotbah

1. Model Topikal

2. Model Biografi

3. Model Ekspositori

4. Model Tekstual



Comments

Popular Posts